Recent Posts

Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2009

Project : Things I have learned in my life so far

Berapakah umur anda sekarang..17, 20, 24, 30 tahun? Sudah sejauh apakah kita melangkah? Berapa banyakkah pengalaman baik & buruk yang telah kita lalui? Lewat itu semua, hal apa sajakah yang sudah kita pelajari di dunia ini, sejauh ini?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang coba diungkapkan Stefan Sagmeister dalam sebuah project (lagi-lagi) eksperimentalnya yang bertitle : Things I have learned in my life so far. Project yang idenya di dapat dari buku hariannya.

Lewat projet ini, Sagmeister "mendokumentasikan" beberapa hal yang telah dipelajari dalam hidupnya dalam beberapa karya desain, instalasi, fotografi dsb dan dalam medium yang luas seperti billboard dsb. Project ini juga ia buka untuk umum yang ingin berpartisipasi. Semuanya ia presentasikan dan dokumentasikan dalam sebuah buku yang bercover wajahnya.

Untuk lengkapnya, kunjungi http://thingsihavelearnedinmylife.com/

Rabu, 24 Desember 2008

Label Makanan Sebagai Representasi Desain Vernakular Kita

Desember 2007 adalah awal saya merasa tertarik untuk mulai mengumpulkan label-label makanan ringan (lokal) yang sering saya jumpai di jalan. Ketertarikan saya dimulai saat memperhatikan seorang teman yang memiliki kebiasaan mengumpulkan label makanan dari makan ringan yang dikonsumsinya untuk dibawa pulang dan menyelipkan pada buku catatannya sebagai bagian dari atribut diary-nya.

Dari situ saya mulai rajin berburu baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Caranya, jika suatu saat saya ke warung (dimanapun) dan melihat ada makanan ringan yang "asing" dan labelnya belum saya miliki, saya akan membeli makanan ringan tsb. Meski saya tak tahu apa rasa makanan tsb. Layaknya kegiatan jajan yang dilakukan anak kecil. Menurut saya, ada hal menarik dan bernilai dari sebungkus makanan ringan, lebih dari sekadar untuk dikonsumsi. Pada makanan-makanan tsb (kerupuk, krpik, dodol, roti dll) yang meski harganya murah saya menemukan pola pemikiran dan kreativitas desain komunikasi visual dari para pengelola industri makanan ringan rumahan. Pola-pola itu tercermin lewat gaya khas tipografi, lay-out-komposisi, warna sampai dengan teknik produksinya. Perhatikan, meski jenisnya beragam, namun satu sama lainnya memiliki gaya yang cenderung similiar.

Hal tersebut diatas tentunya tak lepas dari banyak aspek. Aspek-aspek tsb antaralain aspek antropologi, sosiologi, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat (baik konsumen maupun produsen) makan ringan. Saya pikir, banyak hal yang masih bisa digali terlepas dari fungsi pragmatisnya label-label tsb (sebagai identitas perusahaan & informasi harga/komposis makanan). Label-label tersebut layaknya "artefak" yang mencerminkan kultur visual lokal sesungguhnya masyarakat kita.


* Foto By : Waone

Book Review : Desain Kemasan

Sangat sulit untuk tidak memberikan apresiasi positif mengenai kehadiran buku ini. Desain Kemasan merupakan referensi bagus dan lengkap untuk para praktisi dan akademisi yang bergelut dengan dunia kemas, grafis, marketing, pameran, manufatur sampai hukum!! Buku ini ditulis oleh duo mentor dari Fashion Institute of Technology (FIT) NY City, Marianne R. Klimchuk & Sandra A. Krasovec.

Selain dilengkapi dengan ratusan ilustrasi, buku terjemahan yang aslinya berjudul "Packaging Design : Succesfull Product Branding from..." ini juga gampang dipahami karena editorial translate -nya yang baik (kasus klasik yang sering ditemui pada buku-buku terjemahan). Buku ini tidak cuma ini memaparkan proses bagaimana kemasan didesain & produksi, tapi juga membahas sejarah awal, elemen2 visual, prinsip desain, tips2, strategi pemasaran sampai dengan isu-isu hukum, lingkungan & global. Bagian lain yang menarik dari buku ini adalah ditampilkannya beberapa profil desainer (packaging) profesional beserta tinjauan/cara kerja mereka lengkap dengan kalender mingguan & catatan2 kerjanya.

Senin, 22 Desember 2008

Book Review : Pengumuman Tak Ada Sekolah Murah!

Pertama kali "kenal" buku ini di perpustakaan pribadi seorang teman di Bengkulu. Buku yang inspirasinya didapat dari komik "School Is Hell" ini berisi terjangan atas pemahaman2 naif tentang dunia pendidikan di Indonesia. Mahalnya biaya pendidikan, prilakubrutal siswa-mahasiswa sampe dengan nasib guru di daerah tertinggal adalah beberapa topik bahasan dalam buku ini.

Selain isinya yang kritis, "pengemasan" buku ini yang dibuat layaknya komik/cergam menurut saya juga sangat apik. Penyajian teknik visual yang "apa adanya" seakan mewakili kondisi pendidikan kita saat ini. Buku ini (..sekali lagi) sangat berpotensi membongkar pemahaman2 kita terhadap metode,fungsi dan eksistensi sekolah di Indonesia yang harus kembali dipertanyakan relevansinya. Selain membongkar pemahaman kita tentang bagaimana sebuah buku bisa disajikan.. ..Kereen, Berani!...So, selamat searching di toko2 buku terdekat atau rak buku teman!